Kadin bersama AKTI Tingkatan Kerjasama dengan Kontraktor Asing
Asosiasi Kontraktor Terintegrasi Indonesia (AKTI)

09/05/2017



Ketua Umum Kadin Indonesia Eddy Ganefo mengajak kontraktor yang tergabung dalam Asosiasi Kontraktor Terintegrasi Indonesia (AKTI) meningkatkan kerjasama dengan kontraktor asing yang berada di Indonesia. Selain itu, AKTI harus mampu bersaing dan mengambil peran positif terhadap keberadaan kontraktor- kontraktor asing di Indonesia.

“Banyak sekali pekerjaan yang terkait dengan kontraktor asing. Karena itu, AKTI harus bisa mengisi ruang kosong serta mengambil peran terhadap keberadaan kontraktor asing di Indonesia,” kata Eddy di sela acara Forum Bisnis AKTI 2017 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (09/5).

Selain itu menurut Eddy, dengan dilaksanakannya forum bisnis ini, AKTI dan badan usaha perwakilan asing dapat melaksanakan pekerjaan dengan berpegangan pada UU No 2 Tahun 2017 tentang jasa konstruksi, sehingga permasalahan dalam bisnis konstruksi dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

“Pemerintah hanya bisa membangun 40 persen, sisanya 60 persen dari investasi. Karenanya, agar kegiatan ekonomi tetap berjalan, maka keberadaan kontraktor asing harus dimanfaatkan dalam transfer of knowledge dan transfer of technology,” pungkas Eddy.

Adapun Forum Bisnis bertajuk “Construction Industry Development With Asean and Investment Protection” itu sedianya dibuka oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Direktur Bina Penyelenggaraan Jasa Konstruksi Kementrian PUPR, Yaya Supriyatna hadir mewakili Menteri PUPR bersama Lestari Indah dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) serta pengurus Lembaga Pengurus Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN).